Parigi Moutong – Jumat (31/7) menjadi hari yang tak akan mudah dilupakan oleh Reynaldi Syaputra. Bocah berusia tujuh tahun itu tak lagi terlihat gugup. Sesekali ia tersenyum sambil menggenggam tangan ibunya. Hari itu, harapan yang selama ini hanya bisa dipendam akhirnya menjadi kenyataan. Reynaldi berhasil menjalani khitan secara gratis melalui Program Khitan Gratis Rumah Inspirasi LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Cabang Parigi.
Bagi sebagian keluarga, biaya khitan mungkin dapat dipersiapkan jauh-jauh hari. Namun bagi keluarga Reynaldi, keadaan berkata lain.
Ayah Reynaldi bekerja sebagai penambang dengan penghasilan yang tidak menentu. Ada hari-hari ketika ia pulang membawa sedikit rezeki, tetapi tidak jarang pula ia kembali dengan tangan kosong. Penghasilan yang ada harus didahulukan untuk membeli beras, memenuhi kebutuhan dapur, dan mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, biaya khitan menjadi sesuatu yang sulit dijangkau.
Keinginan agar sang buah hati dapat menjalankan salah satu syariat Islam terus tersimpan di dalam hati. Namun keterbatasan ekonomi membuat impian itu harus terus ditunda.
Hingga akhirnya kabar tentang Program Khitan Gratis dari Rumah Inspirasi WIZ sampai kepada keluarga mereka.
Hari itu, bukan hanya Reynaldi yang merasa bahagia. Sang ayah pun tampak lega karena putranya akhirnya dapat berkhitan tanpa harus memikirkan biaya yang selama ini menjadi beban. Dengan penuh rasa syukur, keluarga Reynaldi mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi jalan hadirnya kebahagiaan tersebut.
Di balik senyum Reynaldi, ada tangan-tangan kebaikan yang Allah gerakkan melalui zakat, infak, dan sedekah para donatur.
Ketua LAZNAS WIZ Cabang Parigi, Jamorianto, mengatakan bahwa Program Khitan Gratis merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
“Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk menjalankan salah satu syariat Islam. Karena itu, setiap hari Jumat kami berupaya menghadirkan layanan khitan gratis bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberlangsungan program ini tidak lepas dari kepercayaan para donatur yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui LAZNAS WIZ Cabang Parigi.
“Semua ini terlaksana karena Allah menghadirkan orang-orang baik yang peduli. Semoga setiap anak yang terbantu menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi seluruh donatur. Kami berharap semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang dapat merasakan manfaat program ini,” tambah Jamorianto.
Program Khitan Gratis Rumah Inspirasi WIZ bukan sekadar memberikan layanan kesehatan. Lebih dari itu, program ini menjadi jembatan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat menunaikan syariat Islam dengan tenang dan bermartabat.
Senyum Reynaldi adalah bukti nyata bahwa kepedulian mampu mengubah kegelisahan menjadi kebahagiaan. Bantuan yang mungkin terasa sederhana bagi sebagian orang ternyata menjadi harapan besar bagi keluarga yang hidup dalam keterbatasan.
Masih banyak anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok Kabupaten Parigi Moutong yang memiliki harapan serupa. Mereka ingin berkhitan, tetapi terkendala biaya.
Melalui dukungan zakat, infak, dan sedekah, harapan-harapan itu dapat diwujudkan satu per satu. Sebab, setiap rupiah yang dititipkan bukan hanya membantu mereka menjalankan syariat, tetapi juga menjadi pahala jariyah yang terus mengalir selama manfaatnya dirasakan.
Mari terus hadirkan senyum bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Karena setiap kebaikan yang kita titipkan hari ini, bisa menjadi jawaban atas doa yang selama ini mereka panjatkan.[]
