Di Tengah Keterbatasan, Ada Tangan Kebaikan untuk Afzal

Parigi Moutong – Bagi seorang ibu, melihat anaknya sakit adalah sebuah ujian yang tidak mudah. Terlebih ketika di saat yang sama, kondisi ekonomi membuat setiap kebutuhan terasa begitu berat.

Itulah yang dirasakan Wati, ibu dari Afzal Athailah (5), seorang anak yatim dari keluarga dhuafa asal Desa Pinotu, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong.

Beberapa waktu lalu, kondisi Afzal memburuk hingga membuatnya harus segera dibawa ke puskesmas terdekat. Setelah mendapatkan perawatan, kondisi Afzal belum juga menunjukkan tanda-tanda membaik. Tubuh kecilnya justru semakin lemas.

Hingga akhirnya, pada Jumat, pihak puskesmas memberikan rujukan agar Afzal mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Anuntaloko Parigi.

Wati pun mengikuti saran tersebut. Dengan membawa bekal seadanya, ia menemani putranya menjalani perawatan.

Namun di balik langkahnya menuju rumah sakit, tersimpan kekhawatiran yang tak mudah ia ungkapkan. Wati sadar, kebutuhan selama menemani anaknya dirawat tentu tidak sedikit, sementara kemampuan ekonomi keluarganya sangat terbatas.

Tetapi keinginan untuk melihat Afzal kembali sehat membuatnya mengesampingkan rasa khawatir itu.

Ia hanya berharap, akan ada tangan-tangan kebaikan yang datang membantu.

Harapan itu kemudian menemukan jalannya.

Mendengar informasi mengenai kondisi Afzal, Mahyudin, relawan WIZ Parigi, segera mengunjunginya di ruang perawatan Kenari No. 8 RSUD Anuntaloko Parigi, Ahad (20/9/2026).

Saat dikunjungi, kondisi Afzal sudah mulai membaik. Mahyudin tidak datang dengan tangan kosong. Selain membawa makanan dan minuman untuk membantu kebutuhan keluarga selama di rumah sakit, ia juga menyerahkan santunan tunai kepada keluarga Afzal.

Mahyudin menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Berkah Peduli, salah satu bentuk kepedulian WIZ kepada anak yatim dan keluarga dhuafa.

“Santunan ini merupakan bagian dari Program Berkah Peduli, yang bersumber dari amanah zakat para donatur WIZ. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kesulitan Afzal dan keluarganya,” ujarnya.

Ia juga berharap, kebaikan yang dititipkan para donatur melalui WIZ tidak hanya menjadi bantuan bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi jalan mengalirnya keberkahan bagi mereka yang telah berbagi.

Bagi Wati, bantuan tersebut mungkin sederhana. Namun di tengah situasi yang sedang dihadapinya, perhatian itu terasa begitu berarti.

Dengan penuh rasa syukur, Wati menyampaikan terima kasih kepada WIZ dan seluruh donatur yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya. Doa kebaikan pun ia titipkan untuk mereka yang telah membantu.

Kini, Afzal masih menjalani proses perawatan dan pemulihan.

Semoga kondisi Afzal terus membaik, kembali sehat, dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Dan dari sebuah ruang perawatan di RSUD Anuntaloko Parigi, kita kembali belajar bahwa kebaikan tidak harus selalu besar untuk menjadi berarti.

Terkadang, sebuah santunan, sebungkus makanan, atau sekadar kepedulian yang datang di waktu yang tepat, mampu menghadirkan harapan bagi keluarga yang sedang berada dalam kesulitan.

Terima kasih, Sahabat Inspirasi.

Melalui zakat dan sedekah yang dititipkan, kebaikan terus menemukan jalannya kepada mereka yang membutuhkan. []

Home
Donasi
Zakat
Rekening