WIZ.or.id, Parigi Moutong – Kisah perjuangan Niluh Apriniati (37), seorang ibu rumah tangga kelahiran Tolai, menjadi contoh keteguhan hati dalam menghadapi ujian hidup. Meski baru beberapa bulan lalu menjalani operasi akibat sakit yang dideritanya, Niluh tetap berjuang membantu suaminya mencari nafkah. Suaminya sendiri kini juga dalam kondisi sakit.
Berasal dari Desa Aloo, Kecamatan Ampibabo, Niluh harus rela meninggalkan suami dan anaknya demi mengais rezeki di Kota Parigi sebagai pedagang buah. Ia mengontrak rumah sederhana di Parigi, dan berjualan kaki lima dari pagi hingga malam hari.
Keterbatasan modal usaha menjadi tantangan besar baginya. Melihat hal itu, LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Cabang Parigi melalui program Berkah Mandiri memberikan bantuan modal usaha pada Jumat (08/8/2025). Bantuan ini diharapkan dapat menjadi suntikan semangat sekaligus penopang agar usaha Niluh dapat bertahan di tengah himpitan ekonomi.
Jaya Kusuma Wardana, Koordinator Program WIZ Parigi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari dana zakat yang diamanahkan masyarakat.
“Semoga dana zakat yang kami berikan dapat memberikan pertumbuhan bagi usaha Ibu Niluh, sehingga bisa turut membantu perekonomian keluarganya,” ungkap Jaya.
Selain berjualan, Niluh Apriniati yang merupakan seorang mualaf juga aktif mengikuti pembinaan DIROSA (Dirasah Orang Dewasa), yaitu program belajar mengaji khusus orang dewasa yang dilaksanakan oleh Muslimah Wahdah Islamiyah Parigi Moutong.
Kisah Niluh adalah potret nyata keteguhan hati seorang perempuan yang berjuang, bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga untuk tetap teguh dalam keimanan dan menuntut ilmu agama di tengah keterbatasan. []
